Pengumuman
Statistik
webmail
Taman Nasional Siberut
FESTIVAL BUDAYA SIBERUT 2010
Turuk Laggai : Harmoni Alam Dalam Sebuah Tarian
Hari itu suasana Taman Budaya Sumbar sangat berbeda dengan hari lainnya, karena dari dalam teatear tertutup Taman Budaya Sumbar terdengar hentakan-hentakan kaki berirama diiringi suara gendang dan sebuah nyanyian yang lebih mirip dengan suara canda hidupan liar di Siberut. Dalam teater terlihat ramai oleh pengunjung yang hampir memenuhi semua kursi yang ada, di atas panggung terlihat tiga orang laki-laki penari yang memakai pakaian tradisional Mentawai (kabit) dengan aksesoris berupa manik-manik dan dedaunan yang dipasangkan dilengan dan kepala. Hentakan berasal dari kaki tiga laki-laki penari yang diiringi suara gajeuma’ (gendang khas Mentawai yang terbuat dari pohon aren dan kulit ular) yang ditabuh oleh tiga orang laki-laki lain.
FLORA TAMAN NASIONAL SIBERUT
Hutan hujan menyelimuti hampir 65 % Pulau Siberut. Hutan ini merupakan istana bagi kehidupan flora dan fauna dengan menyediakan sumber makanan dan tempat tinggal serta hutan ini juga berfungsi sebagai pendukung kehidupan tradisional masyarakat Mentawai terutama sebagai obat-obatan tradiosonal.
Halaman 1 dari 2
Kawasan Siberut
Kegiatan TN Siberut
Upaya yang telah dilakukan oleh Balai TN Siberut dalam melakukan pengelolaan kawasan TN Siberut antara lain :
Membangun kemitraan dalam bentuk Colaborative Management (Co-Management) yang diprakarsai oleh UNESCO dengan melibatkan empat elemen yang terdiri dari TN Siberut, UNESCO, LSM Yayasan Citra Mandiri dan Masyarakat Adat.
Advertisement






















BUDAYA SIBERUT TAHUN 2012
